Ilmuwan Ini Buktikan Kehebatan Burung Hud Hud yang Terdapat dalam Al-Quran

GUE lagi demam banget sama burung Hud Hud. Makanya beberapa artikel sebelumnya rata-rata tentang burung rupawan ini.

Allah swt mengisahkan burung Hud Hud dalam kehidupan Nabi Sulaiman as. Dan Kisahnya itu diabadikan dalam Al-Quran yang mulia, dibaca hingga Hari Kiamat.

Burung Hud Hud terbang jauh hingga mendapati sebuah kerajaan yang tidak menyembah Allah swt, melainkan mereka menyembah matahari dan bintang-bintang, adalah kerajaan yang dipimpin oleh seorang perempuan bernama Ratu Balqis. Kisah ini sungguh masyhur dari masa ke masa.

“Dan dia memeriksa burung-burung lalu berkata, “Mengapa aku tidak melihat hud-hud, apakah dia termasuk yang tidak hadir. Sungguh aku benar-benar akan mengazabnya dengan azab yang keras, atau benar-benar menyembelihnya kecuali jika benar-benar dia datang kepadaku dengan alasan yang terang.”Maka tidak lama kemudian (datanglah hud-hud), lalu ia berkata, “Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya; dan kubawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang diyakini. Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka, dan dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgasana yang besar.” (QS. An-Naml : 22-23).

Ini menunjukkan bahwa burung Hud Hud terbang jauh, bermil-mil bahkan antar negara dan benua. Apakah hal ini telah dibuktikan oleh penelitian modern saat ini? Kita tidak membutuhkan pembuktian, karena Allah Maha Pencipa. Allah tak tertandingi. Allah Maha Mengetahui, bukan ilmuwan.

Namun seiring berjalan waktu, dari masa ke masa, zaman ke zaman, bukti datang dengan sendrinya, dan semakin terang, jelas, cahaya kebenaran Al-Quran itu begitu terang.

Seorang ilmuwan yang mengabadikan waktunya untuk meneliti burung Hud Hud telah membuktikan, burung ini terbang dari Austria di Eropa, melewati puluhan negara dan sampai ke Afrika, kemudian ke Negara Kenya, sungguh jauh pengembaraannya.

Tapi kegembiraan begitu Nampak di wajah sang ilmuwan, ketika ia melihat dalam tekhnologi yang dimilikinya, ternyata burung Hud Hud terbang kembali lagi ke Austria, tepatnya di mana burung itu dilepaskan.

Video ini diunggah oleh chanel youtube The Secrets of Nature, dengan judul Return of the Hoopoe. Kisahnya sungguh luar biasa.

Demi penelitiannya sang ilmuwan tinggal di pedalaman di Austria, ia kemudian membuat sarang untuk memancing Hud Hud agar betelur dan berkembang biak di sarang tersebut.

Dan upayanya berhasil, semua terekam dengan kamera yang dipasang di segala sudut. Tapi pada suatu malam, badai datang menghantam sarang burung Hud Hud tersebut. Semua burung mati, termasuk induknya.

Yang tersisa hanyalah seekor bayi Hud Hud. Sang ilmuwan merawat bayi Hud Hud tersebut sampai besar. Meski Hud Hud sudah bisa terbang, tapi ia tidak pernah meninggalkan sang ilmuwan.

ilmuwan itu kemudian memasang sinyal pelacak yang diikatkan pada bahu burung tersebut. Ia pergi beberapa kilo meter dan melepaskan burung Hud Hud. Sang burung mulai terbang dan tidak kembali lagi.

Ia membuka laptop dan melihat ke mana arah Hud Hud, ternyata ia telah terbang jauh melewati puluhan negara. Selang beberapa bulan, ilmuwan kembali membuka laptop untuk memantau melalui peta dan ternyata Hud Hud sedang terbang kembali menuju Austria.

Dan akhirnya Hud Hud benar-benar kembali ke ilmuwan yang telah merawatnya sejak masih bayi. Luar biasa. Simak videonya di bawah ini. Sesungguhnya, semua ini adalah tanda-tanda kebesaran Allah swt di muka bumi. Dia berfirman:

“Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dimudahkan terbang di angkasa bebas. Tidak ada yang menahannya selain daripada Allah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang beriman.” (QS. An-Nahl:79).

 

loading...